Showing posts with label hemat. Show all posts
Showing posts with label hemat. Show all posts

Sunday, October 21, 2012

Enam Cara Belanja Hemat di Supermarket

uang seratus ribu rupiah
Ilustrasi uang seratus ribu Rupiah

Banyak ibu rumah tangga yang tidak dapat mengontrol keinginannya saat sedang belanja kebutuhan sehari-hari di supermarket. Kendati telah dibekali dengan daftar belanja yang telah dipersiapkan dari rumah, namun godaan untuk membeli barang-barang lainnya tetap saja muncul.

Lalu bagaimana cara efektif dan berhemat saat berbelanja di supermarket agar tidak melebihi budget? Berikut kiatnya yang dikutip dari jakartapress.com:

  1. Belanja makanan seminggu sekali

    Mulailah kebiasaan belanja efektif dengan hanya belanja makanan satu kali dalam sepekan. Tempelkan catatan magnetik di lemari es, sediakan juga pena di dekatnya. Saat kehabisan stok makanan dan minuman di lemari es, segera tuliskan di catatan tadi.

    Sebaiknya, luangkan waktu satu minggu sekali untuk membelanjakan kebutuhan makanan minuman, dan bisa fokus memenuhi semua kebutuhan penting ini tanpa perlu terburu waktu. Pastikan membawa daftar belanja saat pergi ke supermarket.

  2. Tak perlu pakai Troli?

    Jika ke supermarket untuk membeli sebotol air, saat dalam perjalanan misalnya, tak perlu menggunakan keranjang. Saat akan membeli beberapa item, lebih dari tiga barang misalnya, pilih keranjang bukan troli. Rencana awal yang hanya ingin membeli beberapa barang bisa berantakan lantaran menggunakan troli. Pasalnya cenderung akan menjadi pebelanja impulsif dengan membeli barang yang sebenarnya tak masuk dalam daftar belanja

  3. Catat harga 12 produk.

    Selain catatan daftar belanjaan,dibutuhkan catatan berisi daftar harga 12 kebutuhan rutin yang penting. Cek lemari es dan dapur, apa saja 12 kebutuhan penting tersebut. Biasanya, susu, roti masuk dalam daftar. Tuliskan masing-masing produk di satu halaman buku sebagai judul utama.

    Bawa catatan ini setiap kali berbelanja di supermarket. Lalu catat berapa harga dari setiap produk, termasuk ketika supermarket menyertakan produk tersebut dalam program diskon mereka. Catat juga berapa harga setelah diskon. Juga bisa membandingkan harga dari satu supermarket dengan supermarket lainnya. Selisih harga bisa menghemat keuangan keluarga, bukan?

  4. Pastikan harga di kasir benar.

    Petugas kasir tak selalu mengikuti update harga produk atau produk yang sedang diskon. Pastikan harga yang lihat di rak sama dengan harga yang di kasir. Jika harganya keliru, berhak untuk menegurnya.

  5. Gunakan kartu diskon dengan baik.

    Supermarket biasanya menawarkan Anda kartu diskon untuk pembelanjaan produk tertentu. Jika terbiasa berbelanja di beberapa supermarket, dan memiliki kartu diskon dari semua supermarket itu, hati-hatilah saat memakainya.

    Pastikan kartu diskon tersebut dapat berfungsi dengan baik. Ada kalanya kartu diskon tak berlaku karena cara memperlakukannya keliru. Misal, karena cara menyimpannya tak benar, kartu tak terbaca saat petugas kasir memindainya. Pastikan juga kartu diskon berfungsi, artinya, benar-benar mendapatkan potongan harga dari kartu diskon tersebut.

  6. Jangan tergoda kemasan

    Saat membeli salad misalnya, lebih baik memilih berbagai bahan salad secara mandiri, bukan dengan memilih salad yang sudah dikemas rapi. Kemasan rapi mungkin maksudnya adalah untuk mempermudah, namun ada biaya di baliknya. Harganya tentu berbeda ketika membeli salad dalam kemasan, dengan salad yang pilah-pilih sendiri kemudian satukan dalam mangkuk misalnya. Cara ini bisa menghemat uang dengan menyampingkan kenyamanan.

10 Cara Menghemat Uang Ketika Berbelanja Makanan

uang seratus ribu rupiah
Ilustrasi uang seratus ribu Rupiah

Harga bahan pokok yang semakin lama semakin melonjak, membuat kita harus memutar otak mencari cara bagaiaman menghemat pengeluaran uang. Berikut cara-cara menghemat uang dalam hal makanan yang berhasil dirangkum Sidomi.com.

  1. Belilah Produk Lokal
  2. Kebiasaan masyarakat modern adalah menyukai yang praktis – praktis. Termasuk dalam hal berbelanja bahan makanan. Supermarket adalah jawaban dari kepraktisan tersebut. Padahal tanpa kita sadari dengan berbelanja di super market, kita telah mengeluarkan uang lebih. Cobalah beralih ke pasar tradisional. Dengan kualitas yang tidak kalah dibanding dengan supermarket, pasar tradisional menawarkan harga yang lebih murah, bisa ditawar dan kelebihan lainnya adalah kita dapat bersosialisasi dengan masyarakat sekitar.

  3. Gunakan Kupon Belanja (Jika Ada)
  4. Terkadang saat kita berbelanja dalam jumlah yang besar, kita mendapatkan kupon diskon atau kupon berbelanja yang lain. Maka jangan pernah berfikir untuk mengoleksi atau bahkan membuangnya. Gunakanlah benda itu dalam pembelanjaan selanjutnya, sehingga dapat mengurangi sedikit pengeluaran berbelanja.

  5. Berbelanja Lalu Masaklah
    Jangan membiasakan diri menumpuk bahan makanan yang tidak dapat disimpan dalam waktu yang lama. Misalnya ayam atau ikan. Jika kita terlalu lama mendiamkannya di dalam lemari es, maka kandungan gizi yang terdapat di dalamnya akan berkurang. Begitu juga dengan rasa dan tampilannya, pasti tidak akan sesegar ketika kita pertama membelinya. Dengan begitu, keinginan kita untuk membeli makanan lain sebagai penyeimbang rasa sangat besar. Itu berarti menambah pengeluaran kita, toh.
  6. Belilah Dalam Partai Besar
  7. Poin ini tidak dipergunakan untuk bahan – bahan yang tidak terlalu sering kita gunakan. Sebagai orang Indonesia, makanan pokok kita kebanyakan adalah nasi. Maka alangkah lebih baik jika kita membeli beras dalam jumlah yang besar, sekiranya cukup untuk satu bulan misalnya. Tetapi kita tidak perlu membeli berkarung – karung tepung karena kita tidak menggunakannya setiap hari.

  8. Belilah Barang yang Bermerk
  9. Barang yang bermerk telah terbukti berbanding lurus dengan kualitas. Contohnya ketika kita membeli garam. Bandingkan membeli garam yang bermerk dengan yang kualitas rendah. Untuk menciptakan rasa asin, dengan garam bermerk, kita hanya membutuhkan 1 sendok, tapi ketika kita menggunakan garam kualitas rendah, kita membutuhkan lebih dari 1 sendok. Hasil akhirnya pengeluaran kita sama. Oleh karena itu, lebih baik menggunakan bahan yang berkualitas sehingga kita dapat menghemat namun tetap sehat.

  10. Buatlah Menu Mingguan
  11. Membuat daftar menu yang akan kita sajikan untuk seminggu tentu mempunyai banyak keuntungan. Selain kita dapat memprediksi dan mengatur pengeluaran, kita juga dapat menakar nilai gizi selama seminggu itu. Jadi, kita dan keluarga kita tidak sampai kekurangan asupan gizi namun kita juga dapat mengatur pengeluarannya.

  12. Simpan Kelebihan Makanan
  13. Kelebihan makanan yang telah kita masak acapkali kita sia – siakan dengan cara membuangnya. Namun, hal itu harus kita hentikan mulai dari sekarang jika kita ingin berhemat. Dengan menyimpan kelebihan makanan, kita dapat menggunakannya untuk waktu makan selanjutnya.

  14. Belanja Online
  15. Berbelanja online adalah cara yang tepat untuk menghemat biaya. Ketika kita berbelanja online, pasti yang kita cari adalah barang yang kita butuhkan sehingga kita tidak melihat barang lain dan tidak tertarik untuk membelinya. Selama ini supermarket yang menyediakan begitu banyak barang yang dapat menarik perhatian kita untuk membelinya saat kita berbelanja di sana.

  16. Berhentilah Menggunakan Resep
  17. Resep yang kita unduh dari internet, kita baca dari tabloid, atau kita dengar dari televisi kebanyakan adalah resep dari master chef atau koki handal. Dan kebanyakan resep yang mereka gunakan adalah resep yang menggunakan bahan – bahan import yang harganya tidaklah murah, oleh karena itu berhentilah menggunakan resep, masaklah masakan yang sudah Anda ketahui pasti cara membuatnya atau gunakan resep dari orang tua.

  18. Buatlah Rincian / List Sebelum Berbelanja
  19. Ini adalah poin terpenting dalam menghemat belanja makanan. Rincian bahan – bahan yang akan kita gunakan dan kita perlukan menghindarkan kita dari membeli barang atau bahan yang tidak kita perlukan. Bahkan kita bisa memprediksi pengeluaran kita sehingga kita juga bisa memprediksi berapa uang yang akan kita bawa untuk berbelanja

Friday, October 19, 2012

Hemat Pulsa Untuk Paket Data

tampilan ucweb lite 8.2

Mungkin tips hemat pulsa ini agak sedikit mubajir. Namun, bagaimanapun untuk melakukan penghematan itu adalah wajib bagi yang berpenghasilan pas-pasan, kalau Anda termasuk orang tajir tidak usahlah membaca tips hemat pulsa untuk paket data. :D

Surfing di internet (dunia maya) menggunakan ponsel memang sangat menyenangkan dan dapat di lakukan di masa saja dan kapan, tapi waspadailah makin giat kamu selancar sana sini tanpa membeli paket data dan walaupun Anda menggunakan browsers ponsel opera mini atau ucweb, maka kiamat sudah pulsa Anda sisa Rp.0. Sebelum Anda berselancar di dunia maya, pastikan sudah membeli paket data internet, jangan pernah meremehkan untuk membeli paket data harian, mingguan dan bulanan.

Disini Aku sarankan untuk membeli paket data bulanan kalau Anda termasuk orang tidak pernah lepas dari dunia maya. Setelah Anda membeli paket data baik itu harian, mingguan dan bulanan. Gunakanlah perangkat lunak browsers web ponsel seperti opera mini dan ucweb dan sebaiknya memasang browsers web ponsel versi lite. Sebab versi ini sangat menghemat pulsa dan bahkan loading data pun lebih cepat daripada menggunakan browsers web ponsel versi terbaru.

Unduh 3 Aplikasi Web Browser Mobile Paling Cepat dan Hemat

Setelah memasang browsers web ponsel versi lite dan sebaiknya untuk segera menonaktifkan tampilan gambar, data paling boros adalah gambar dan bila Anda ingin melihat gambar dapat di aktifkan kembali fiturnya. Mematikan gambar untuk menghemat paket data sangat di anjurkan untuk penghematan. Mudahkan?

Ingin Hemat Uang? Segeralah Menikah

uang dan boneka
Hemat uang

Menikah sangat di anjurkan bagi orang yang sudah mampu dan dewasa. Setelah menikah orang akan menjadi lebih bahagia, terhindar dari depresi, hidup lebih lama, tidak hanya itu, setelah menikah orang lebih mudah untuk menabung atau menghemat uang daripada hidup single.

Dikutip dari metronews, pernikahan mungkin cara terbaik untuk menghemat uang. Apalagi pernikahan umumnya mendorong pengorbanan dan penghematan ketimbang pengeluaran untuk hal-hal yang tak perlu.

Sebuah penelitian baru di Inggris menemukan bahwa orang yang berada dalam suatu hubungan bisa menghemat 800 poundsterling per tahun.

Alasannya, terdapat sejumlah ide untuk menggunakan uang di jalur yang bermanfaat seperti menabung untuk membeli atau membuat rumah.

Riset yang dilakukan National Saving and Investment menyebutkan 57 persen orang yang menikah mengatakan para suami atau istri saling mendorong untuk mendapatkan dana sampingan dan menabungnya.

"Ini bagus untuk melihat orang-orang dalam suatu hubungan memotivasi satu sama lain untuk menyimpan sejumlah uang besar," kata Direktur National Saving and Investment, John Prout seperti dikutip Dailymail.
Bagi sebagian orang, pasangannya menjadi semacam pengaruh bagi dirinya untuk berhemat. Satu dari lima pasangan mengatakan menyisihkan uang sekitar 200 pounds atau lebih per bulan.

Para lelaki yang mungkin sering berkeliaran dengan banyak uang di malam hari seperti tertekanan untuk menyimpan uang begitu mereka menemukan pasangan.

Dari riset tersebut diketahui bahwa laki-laki bisa menyimpan uang mereka lebih besar daripada perempuan.
Demi pasangannya, laki-laki bisa menyimpan hingga 85 poundsterling per bulan. Sedangkan perempuan hanya sekitar 50 pounsterling. Bahkan laki-laki muda antara 25-34 tahun bisa menghemat uangnya hingga 100 poundsterling.

Meski demikian riset ini mengatakan beberapa wanita juga terdorong untuk lebih keras lagi berhemat karena pengeluaran pasangannya lebih boros. Sebanyak 15 persen perempuan mengaku termotivasi untuk menyimpan uang karena kebiasaan buruk pasangannya.

Tuesday, July 17, 2012

10 Kiat Cara Cepat Menghemat Uang

Ilustrasi uang kertas ratusan
Hemat uang. Sudahlah tak perlu mengeluh atau menyalahkan siapa-siapa. BBM sudah naik, harga-harga lainnya pun sudah menyusul. Yang penting sekarang, bagaimana Anda mengakali keadaan ini. Tidak susah, kok. Bahkan jangan-jangan Anda jadi lebih sehat karena berhemat.
  1. Belanjakan Dengan Baik
    Bikinlah anggaran belanja dan catat semua pengeluaran. Setelah mengetahui kemana seluruh uang mengalir, akan jauh lebih mudah pos mana yang akan Anda kurangi atau bahkan sama sekali potong habis. Setelah itu mulailah hidup dengan kondisi itu.
  2. Tabungan = Tagihan
    Anda susah sekali menabung? Setiap kali ada dana berlebih di ujung bulan, Anda selalu gatal untuk menghabiskannya. Coba Anda anggap kewajiban menabung itu sebagai tagihan yang harus dibayar. Memang tidak akan cukup hanya dengan niat. Sebaiknya Anda membuka rekening baru di bank yang sama dan minta bank tersebut secara otomatis mentransfer sejumlah tertentu setiap bulan, seperti halnya bank tersebut membayarkan tagihan telepon atau listrik.
  3. Membuat Bukit
    Banyak orang yang menganggap penghasilannya sebulan yang cuma segitu tak memungkinkannya untuk menabung. Tapi seperti kata pepatah, sedikit demi sedikit, lama-lama jadi bukit, begitulah sifat menabung. Kalau Anda bisa mengurangi makan di luar satu kali dalam seminggu berarti menghemat Rp 400.000 perbulan (bila setiap kali makan, Anda menghabiskan Rp 100.000) atau 4,8 juta rupiah setahun. Itu baru dari makan di luar. Coba lihat lagi kebiasaan berbelanja Anda. Rasanya Anda akan mudah menemukan pos penghematan 100 sampai 200 perbulan atau 1,2 dan 2,4 juta rupiah setahun.
  4. Gaji (Anggap) Tetap
    Mudah-mudahan perusahaan Anda berbaik hati memberikan kenaikan gaji di awal tahun depan. Tapi jangan buru-buru menaikkan gaya hidup Anda. Berapapun bos menaikkan gaji Anda, cara tersebut tak akan membuat Anda merasa cukup. Bila kenaikan gaji 10 persen dari gaji sebelumnya, sisihkan separuhnya untuk ditabung. Perlakukan seperti tagihan. Minta bank mentrasfer separuh kenaikan gaji itu ke rekening Anda yang lain. Ingat, Anda toh bisa hidup dengan besar gaji sebelumnya.
  5. Tutup Mata
    Jangan terlalu sering melihat (iklan) televisi. Atau selebaran yang menawarkan diskon, obral atau cuci gudang. Semua iklan dibikin agar Anda tergoda untuk membeli, dan susahnya kita kerap tergoda dengan embel-embel sale atau diskon sampai 70%. Biasakan membeli apa yang Anda perlukan. Walau barang yang Anda beli lebih murah 70% dari harga sebenarnya, barang itu tetap saja menjadi mahal karena tidak diperlukan dan menjadi pengisi lemari belaka.
  6. Kartu Mati
    Memang paling enak menggunakan kartu kredit atau kartu debet. Gesek dan selesai. Anda merasa ringan karena tidak melihat uang yang benar-benar keluar. Sedang jumlah di bon atau bill hanya teringat sebentar. Di masa sulit sekarang ini, cobalah berbelanja dengan uang tunai. Anda akan merasa berat. Kalau tak percaya, Anda boleh mencoba berbelanja di supermarket sebanyak Rp 400.000. Empat lembar seratus ribuan atau delapan lembar limapuluh ribuan akan terasa banyak. Dompet Anda tiba-tiba terasa tipis. Kalau Anda masih tetap memilih berbelanja dengan kartu kredit, biasakan membayar seluruh tagihan yang ada, sehingga Anda terbebas dari bunga. Selain itu, Anda juga akan merasa berat dan mudah-mudahan jera karena terlalu sering menggunakan kartu kredit.
  7. Berhenti Merokok
    Bila suami merokok, bantu suami Anda agar menghentikan kebiasaan buruk itu. Coba Anda hitung, bila suami Anda membutuhkan sebungkus rokok favoritnya dalam sehari, maka dalam setahun ia menghabiskan 365 bungkus rokok. Bila harga sebungkus rokok Rp 7.000, maka selama setahun uang yang terbakar sia-sia tak kurang dari 2,5 juta rupiah. Anda tinggal kalikan dua kali bila memiliki kebiasaan yang sama. Kalau berhasil, Anda menghemat lima juta rupiah. Plus paru-paru yang lebih bersih.
  8. Kurangi Jajan
    Betul, kurangi jajan. Memang uang untuk membeli gorengan, bakso atau siomay tak terlalu besar, tak sampai 5.000 rupiah. Tapi kalau hal ini Anda lakukan tiap hari, dengan pilihan yang berganti-ganti, maka jumlahnya menjadi lumayan. Apalagi harganya naik mengikuti harga BBM, jumlah pun makin besar. Dalam situasi seperti ini Anda justru boleh berpikir untuk membawa makan siang atau penganan dari rumah. Selain menghemat, gaya hidup ini juga pasti lebih sehat.
  9. Libatkan Semua
    Anda tak bisa sendiri menjalankan program kencangkan ikat pinggang ini. Seluruh anggota keluarga harus berpartisipasi. Bahkan jangan ragu melibatkan si bungsu. Anda akan lebih mudah mengajak anak-anak bila diberitahu mengapa uang jajan mereka dikurangi atau makan siang di mal di hari minggu menjadi dua kali sebulan dan tidak lagi setiap pekan. Yang penting Anda juga menunjukkan sikap yang sama.
  10. Boleh Boros
    Dengan kenaikan BBM membuat hidup Anda dan keluarga betul-betul murung tanpa kegembiraan. Manjakan diri Anda, keluarga Anda atau sekaligus sekeluarga bila Anda merasa berhasil melakukan penghematan. Tak usah mahal-mahal. Misalnya pergi ke pantai tanpa menginap, atau pergi ke taman hiburan yang ada di kota. Makan siang di mal pun tak apa. Yang penting bukanlah pilihan tempat atau jumlah uang yang dikeluarkan. Pada saat itu Anda dan keluarga boleh saling memberi selamat dan menjadikan progam hidup irit menjadi sesuatu yang menyenangkan dan bukan sebuah penderitaan.(tabloidnova.com)

Empat Cara Hemat dengan Mencintai Uang

uang 50000 dan 100000
Mencintai Uang

Hemat uang. Mungkin beberapa orang berpikir bahwa mencintai uang identik dengan hura-hura atau berbelanja sesuatu sepuasnya. Padahal, mencintai uang punya makna yang lebih luas.

Belajar mencintai uang adalah cara untuk menjadi lebih dewasa dalam melakukan pengeluaran, misalnya mengambil keputusan yang bertanggungjawab. Hal ini berlaku untuk diri sendiri agar menjadi lebih disiplin dan juga mengurangi emosi karena tidak dapat membeli sesuatu yang mahal. Seperti dilansir oleh About, berikut empat cara yang bisa diterapkan untuk memanjakan diri sendiri dan uang Anda.

  1. Mencintai Penghasilan
    Setiap kali ingin menghabiskan uang, ingatlah bagaimana jerih payah Anda bekerja untuk mendapatkan uang tersebut. Buat perjanjian pada diri sendiri bahwa Anda tidak harus selalu membeli barang apapun yang diinginkan. Ada baiknya jika Anda mencintai penghasilan yang didapat. Kemudian berlakukan penghasilan tersebut dengan bijak, sehingga pengeluaran yang dikeluarkan pun tidak membludak.
  2. Traktir Diri Sendiri
    Berapapun jumlah pendapatan yang diperoleh, harus diatur berapa uang yang akan disisihkan untuk masa depan. Usahakan untuk sering melihat jumlah uang yang disimpan di tabungan maupun investasi yang semakin lama semakin meningkat jumlahnya, sehingga Anda merasa sayang untuk mengeluarkan dan menggunakan uang tersebut secara berlebihan.
  3. Menghargai Uang
    Fokuskan pada keuangan Anda selama satu atau dua jam setiap bulannya. Berfokus pada keuangan bisa dengan menghabiskan waktu untuk browsing situs mengenai perencanaan finansial atau bisa juga dengan membaca sebuah buku tentangpengaturan keuangan.
  4. Bijak Mengeluarkan Uang
    Bernegosiasi sebelum membayar bisa diterapkan. Hal ini tidak hanya berlaku untuk pembelian barang saja, namun juga saat berbicara dengan penjual barang tersebut. Menanyakan penjual apakah ada barang yang diberikan potongan harga juga bisa dijadikan alternatif. Sehingga pengeluaran yang dikeluarkan juga jadi lebih sedikit (wolipop.com)

Sunday, June 24, 2012

Tips Hemat Anggaran Rumah Tangga

uang 100000
Uang Rp 100000

Dari supermarket hingga pompa bensin, biaya hidup akan terus bertambah. Kenaikan harga makanan, pakaian, bahan bakar dan kebutuhan hidup lainnya menyebabkan konsumen frustasi dengan anggaran belanja. Anda pun harus berhemat. Ikuti cara sederhana berikut agar bisa meregangkan dan menghemat uang belanja:

  1. Campur kebutuhan rumah tangga dengan air
    Shampo, deterjen dan bahan-bahan cair yang terkonsentrasi campur dengan sedikit air agar penggunaannya lebih lama. Misalnya lakukan trik sederhana dengan menambahkan 25 persen air dan 75 persen larutan produk pembersih.

  2. Potong tagihan pencahayaan
    Gunakan lampu CFL (Compact Fluorescent Lighting). Selain ramah lingkungan mampu memangkas tagihan listrik sebanyak 25 persen dalam setahun.

  3. Membeli dalam jumlah besar
    Membeli dalam jumlah besar menjadi cara efektif menghemat makanan, pembersih dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Caranya bandingkan harga satuan sebelum membeli.

  4. Gunakan aplikasi untuk mendapatkan kupon
    Kupon selalu menjadi cara terbaik menghemat uang dengan menggunakan aplikasi dan teknologi virtual untuk penawaran skor. Anda mungkin bisa mendapatkan aplikasi mobile dan mengunduhnya di toko untuk mendapatkan kupon. (mediaindonesia.com)

Friday, June 22, 2012

Mengelola Uang Saku Ketika di Rantau

uang saku, dollar
Ilustrasi uang Dollar

Mengelola Uang Saku Ketika di Rantau

Bila seseorang sudah masuk usia dewasa dan masih menuntut uang saku kepada orangtua, itu terasa memalukan banget, apalagi sampai menuntut orangtua ke pengadilan keluarga, itu tandanya kebangetan. Cerita tersebut terjadi di Negara Spanyol.

Kronologisnya : Seorang pria berusia 25 tahun menuntut kedua orangtuanya di pengadilan spanyol karena tidak memberikannya uang saku. Namun, pengadilan keluarga Spanyol menolak secara mentah tuntutan tidak memberikan uang saku yang diajukan pemuda tersebut kepada kedua orangtuanya. Pengadilan pun memerintahkan pemuda tersebut untuk angkat kaki dari rumah dan mencari pekerjaan agar mandiri. Namun atas putusan Hakim pula pihak keluarga diwajibkan memberikannya uang Rp 2,5 juta untuk dua tahun mendatang untuk membantunya mandiri.

Tidak mau seperti masalah di atas. Cobalah manfaatkan Uang Saku yang diberikan orangtua atau hasil kerja sambilan, ketika berada di rantau.

  1. Buatlah pos anggaran tertentu, seperti uang beli pulsa
  2. Utamakan belanja hal yang pokok, seperti bumbuk masak, sabun mandi, pasta dan lain-lain dengan begitu kebutuhan Anda telah tercukupi untuk kesekian minggu atau bulan.
  3. Masak sendiri dan hindari makan di luar. Kalau Bapak Anda seorang konglomerat tiada masalah makan di restoran. :D
  4. Buka Rekening Tabungan untuk menyimpan duit yang tersisa, untuk membeli keperluan yang di inginkan. Dengan begitu uang Anda akan tersimpan lebih aman, hanya ditarik bila ada kebutuhan mendadak atau telah lebih dari cukup dari harga barang incarannya seperti ponsel pintar.

Dengan berhemat uang saku Anda sudah tajir dan kelak dapat membeli barang incarannya, seperti ponsel pintar dan jangan lupa selalu kreatif mengelola uang. 

Sunday, June 10, 2012

Cara Pintar Hemat Anggaran Pernikahan

bintang korea
star korea

Pesta pernikahan untuk calon pengantin, adalah yang paling ditunggu. Pastinya keduanya menginginkan sebuah pernikahan yang paling berkesan.

Tidak jarang para pasangan kemudian menguras tabungan untuk mendapatkan pesta terbaik mereka. Sebenarnya banyak cara untuk menghemat anggaran tanpa harus mengurangi esensi pesta tersebut. Anda dapat memangkas dari beberapa hal berikut:

1. Dekorasi ramah anggaran
Cari referensi dari majalah atau situs pernikahan. Dari sini Anda akan banyak mendapatkan ide kreatif untuk dekorasi ruangan dan pelaminan yang menarik.

Mulai dari yang terkesan mewah, klasik, fun, hingga minimalis. Tiru penataan dekorasinya, Anda cukup mengganti centerpieces dengan bunga yang lebih murah, misalnya. Atau mengganti vas mewah dengan vas bening yang ditambahkan bebatuan putih, atau mengisinya dengan air dengan bunga atau lilin yang mengapung di dalamnya. Ini sangat romantis!

2. Jadi wedding planner pribadi
Siapa bilang meyerahkan acara pernikahan ke WO akan mengurangi tingkat stress Anda. Ada baiknya Anda merencanakan pesta pernikahan sendiri, toh waktu untuk persiapan juga terbilang lama bukan? Anda pun bebas mewujudkan impian pesta yang diinginkan.

3. Make up sendiri
Ini adalah cara paling cerdas mengurangi biaya pernikahan. Kita juga tahu, perbedaan make up dan penataan rambut yang sering kita gunakan ke pesta dengan saat pernikahan hanya terletak pada biaya yang dikeluarkan.

Jadi mengapa tidak melakukannya sendiri saja. Tinggal menambahkan aksesori rambut yang mencolok untuk tampil sebagai ratu sehari. Atau biarkan wajah dengan riasan natural, ini justru membuat Anda tampil lebih cantik. Poleskan lipstick dengan warna mewah untuk menyempurnakan riasan. Aura kebahagiaan Anda sudah memancarkan kecantikan.

4. Menyewa gaun pengantin
Tidak perlu repot berburu kain mahal untuk membuat gaun pernikahan. Tidak perlu juga meluangkan waktu bolak-balik untuk melakukan fitting, yang hanya akan menghabiskan hari Anda.

Datang ke bridal butik yang menyewakan gaun pengantin. Anda dapat memilih model yang sesuai, biasanya mereka juga menyediakan konsultan yang akan membantu memilihkan gaun yang paling sesuai untuk Anda. Seberapa mahalnya menyewa gaun, tetap lebih hemat dibandingkan dengan membuatnya secara khusus.

5. Pilih tempat klasik
Memilih tempat klasik dengan pemandangan alami untuk pernikahan justru banyak diminati sekarang ini. Selain lebih berkesan, suasananya pun menjadi lebih santai. Taman, atau tempat terbuka lainnya. Keindahan alamnya sudah cukup untuk mengurangi biaya dekorasi. (vivanews.com)

Sunday, June 3, 2012

Tips Berhemat Uang Makan Bagi Anak Kos

hemat uangHidup merantau sebagai anak kos memang menuntut kita mampu mengelola keuangan dengan baik. Dengan kata lain, mahasiswa kos harus bisa berhemat.

Berhemat bisa kita lakukan dengan berbagai cara. Salah satunya mengatur pengeluaran uang untuk biaya makan sehari-hari. Nah, College Cures, Selasa (31/1/2012), berbagi tips agar kamu bisa menghemat uang tetapi tetap bisa menikmati makanan yang kita inginkan.

Buat daftar belanjaan

Jika kamu terbiasa berbelanja dan masak makanan sendiri, pastikan kamu membuat daftar barang yang kamu butuhkan dan konsistenlah dengan daftar itu.

Ketika berbelanja di supermarket, pergilah ke rak-rak tempat barang-barang dalam daftar belanjaanmu berada. Tidak usah mampir di setiap rak dan lorong supermarket. Dengan begitu, kamu enggak akan tergoda untuk membeli camilan atau barang lain yang sebenarnya tidak perlu.

Membuat anggaran

Akan lebih mudah jika kamu membuat anggaran bulanan, termasuk untuk pos belanja kebutuhan sehari-hari. Langkah ini akan mencegahmu menghabiskan banyak uang ketika berbelanja.

Caranya, kamu bisa menghitung uang yang kamu keluarkan setiap minggu dan memutuskan jumlah tertentu untuk biaya makan. Bandingkan juga pengeluaranmu ketika makan di rumah makan dan masak sendiri di kos.

Buat juga daftar barang yang kamu perlukan dan yang kamu inginkan. Kemudian, putuskan item apa yang bisa kamu coret dari daftar tersebut.

Manfaatkan scanner harga

Jika kamu berbelanja kebutuhan bulananmu di supermarket besar, enggak ada salahnya untuk memanfaatkan scanner harga yang mereka sediakan. Dengan begitu, kamu akan tahu persis berapa uang yang harus kamu keluarkan sebelum mencapai kasir. Nah, kalau ternyata belanjaanmu melebihi bujet, kami bisa langsung mengurangi barang-barang yang tidak perlu.

Kamu juga bisa memanfaatkan fasilitas keanggotaan pada pusat perbelanjaan. Fasilitas ini akan berguna ketika toko tersebut memberi diskon pada berbagai item.

Survei harga di berbagai toko

Apabila banyak toko di sekitar kampus dan rumah kosmu, luangkanlah waktu untuk membandingkan harga-harga mereka. Lumayan kan jika kamu bisa berbelanja di toko dengan harga-harga barang lebih murah?

Tips lain yang bisa kamu lakukan adalah:

  1. Membeli minuman dalam bentuk bubuk ketimbang kemasan botol.
  2. Membeli barang dalam jumlah banyak sekaligus.
  3. Membeli merk toko, misalnya untuk air dan tisu.  (kampus.okezone.com)

Berhemat uang selama berada di kos, tips dari saya :

  1. Hemat penggunaan pulsa
  2. Stop beli rokok
  3. Stop nonstop bioskop
  4. Stop beli cemilang, bukankah Anda sudah makan pagi, siang dan malam
  5. Silahkan anda menambah tips berhemat lainnya. 

Saturday, June 2, 2012

Belanja Jangan Tergiur Momen Diskon

belanja barang diskonMendengar kata diskon, telinga para wanita akan langsung terhipnotis. Berbelanja sudah merupakan hasrat terpendam yang hampir ada di setiap diri wanita, apalagi diiming-imingi tawaran harga yang menarik.

Diskon juga memanipulasi pikiran wanita, seakan-akan mendapat momen durian runtuh untuk berbelanja. Setelah kalap berbelanja karena diskon, tak jarang banyak yang menyesal karena ternyata kualitas barang tidak sesuai dengan yang diinginkan atau sudah punya barang yang sama.

Bagi Deputy Managing Director PT Bakrie Swasakti Utama, Anindhita Bakrie, belanja dan diskon memang paduan kata yang sangat menggiurkan. Namun demikian, kata Dhita, saat pembukaan Festival Jakarta Great Sale 2012 di Epiwalk beberapa waktu lalu, ada beberapa pertimbangan penting sebelum memutuskan berburu barang diskon.

Anda bisa meniru tipsnya untuk lebih pintar mengendalikan keinginan belanja.

Pilih sesuai kebutuhan

Meski sedang diskon, kebutuhan tetap menjadi hal penting untuk dipertimbangkan. Diskon membuat kamuflase pikiran, seolah-olah kita membutuhkan barang itu. Tapi apakah Anda benar-benar membutuhkannya? Jangan sampai setelah berebut dan antre panjang untuk mendapatkan suatu barang, sebulan kemudian barang itu sudah tergeletak tak berguna di sudut lemari.

Pertimbangkan kualitas

Kualitas juga perlu dipertimbangkan. Bisa saja, barang yang didiskon adalah barang lama atau retur yang terdapat cacat di salah satu bagian tersembunyi. Cek kembali sebelum membeli, apakan sepadan dengan harganya.

Cek koleksi di rumah

Tidak dipungkiri, saat diskon, semangat belanja kita naik menjadi tiga kali lipat. Sebelum memutuskan membeli, coba ingat-ingat apakah Anda sudah memilikinya di rumah atau belum.

Memanfaatkan momen diskon

Momen diskon besar-besaran bisa menjadi ajang yang lebih menarik dibanding pancingan diskon. Jika belum terlalu butuh suatu barang, Anda bisa menunggu momen yang tepat, separti Jakarta Great Sale kali ini. (vivanews.com)

Wednesday, April 18, 2012

Kiat Hidup Hemat Milyader Dunia

Mereka adalah sebagian orang - orang yang dikenal dan sering masuk dalam peringkat paling kaya di muka bumi ini, banyak orang tahu mereka di peringkat berapa, dan berapa jumlah kekayaannya, tapi tahukah anda , bagaimana kiat dan tips yang mereka gunakan untuk menjadi Orang yang mempunyai kekayaan sebanyak itu ? mari kita simak sama-sama

WARREN BUFFET

Pria berusia 81 tahun ini masuk dalam jajaran orang terkaya di dunia, terkenal sebagai investor andal, dan punya banyak perusahaan, serta memiliki aset sekitar 47 miliar dolar AS. Siapa sangka, ia memulai kisa suksesnya dari usianya yang masih belasan.

KIAT HEMAT DAN SUKSES:

  1. Menabung dan Investasi.
    Sejak remaja, ia menyimpan hampir sebagian besar penghasilannya dari pekerjaan sebagai loper koran dan investasi saham yang menguntungkan. Uang yang ia dapatkan, digunakan untuk membeli tanah. Sebab ia tahu kalau investasi memberinya ‘penghasilan lebih’ dibanding hanya menabung.

  2. Say No to Credit Card.
    Ia bilang “Beli apa yang Anda butuhkan bukan inginkan. Utang dan bunganya hanya akan mencekik kita dan tak akan membuat kita kaya.”

CARLOS SLIM HELU

Tahun 2010, majalah Forbes menetapkan Carlos sebagai orang terkaya, mengalahkan Bill Gates dan Warren Buffet. Kalau mau, pria berusia 71 tahun ini bisa menghabiskan uangnya sebesar 1000 dolar AS sekitar Rp 9 juta per menit.

KIAT HEMAT DAN SUKSES:

  1. Hindari Barang Bermerek.
    Bila ada barang serupa dengan fungsi sama yang harganya lebih ‘membumi’ dibanding barang bermerek, pilihlah. Dengan begitu sebagian uang bisa digunakan untuk sesuatu yang bisa menghasilkan uang lebih, seperti bisnis dan investasi.

  2. Orientasi Fungsi.
    Prinsipnya, bila barang lama masih bisa dipakai mengapa harus membeli yang baru? Hingga kini, ia memilih menempati rumah lamanya dibanding membeli rumah mewah dan alat transportasi mahal.

MARSHALL GLICKMAN
Profesi sebagai konsultan keuangan membuat Marshall masuk dalam jajaran orang sukses dan berpenghasilan besar. Ia percaya kalau sukses tak selalu dimulai dengan modal besar.

KIAT HEMAT DAN SUKSES:

  1. Pilih Investasi yang tak Menguras Dompet,
    yaitu menjalin networking dengan menyusun daftar relasi dan menjaga hubungan baik dan mengembangkan ide-ide kreatif tentang bisnis.

  2. Berani Memulai.
    Percaya pada diri sendiri kalau Anda layak untuk sukses. Ingin menjalankan bisnis atau investasi, lakukanlah sekarang!

CHUCK FEENEY, JOHN CAUDWELL , DAVID CHERITON

Pada 1960, Chuck Feeney mendirikan Duty Free Shopper Group, toko bebas pajak bagi para turis, sebelum sebagian besar sahamnya dibeli oleh Louis Vuitton Moet Hennessy pada 1996. Lain lagi dengan John Caudwell, pengusaha asal Inggris yang menggunakan uangnya untuk bisnis ponsel. Sedangkan David Cheriton, profesor Standford University ini menginvestasikan uangnya di perusahaan teknologi. Pertannyaannya, bagaimana mereka mendapat uang untuk mengembangkan bisnis itu?

KIAT HEMAT DAN SUKSES:

  1. Budayakan jalan kaki.
    Selain baik untuk kesehatan, jalan kaki juga menghemat biaya transportasi, baik kendaraan umum maupun mobil pribadi, untuk jarak tempuh dekat.

  2. Memilih transportasi umum daripada mobil pribadi.
    Ternyata, pengeluaran untuk mobil bisa menghabiskan setengah dari penghasilan yang kita punya. Tak hanya bahan bakar, tetapi juga perawatannya.

    9.Tak perlu baju butik mahal.
    Jins dan t-shirt merupakan pakaian favorit Caudwell. Menurutnya, membeli baju mahal adalah cara membuang uang yang mudah.

  3. Jangan sombong.
    Cheriton meyakini kalau sifat sombong dan suka pamer akan menjauhkan kita dari orang-orang terdekat dan lupa untuk meng-upgrade kemampuan karena merasa paling hebat.

INGVAR KAMPARD, FREDERIK MEIJER

Pernah dengar nama IKEA? Toko furnitur kelas dunia ini adalah milik pria 85 tahun, Ingvar Kampard. Bermula dari jualan korek api sejak belia untuk para tetangganya, Kampard menyadari bahwa bisnis memberikan keuntungan lebih. Ia mulai berjualan barang kelontong, mulai dari dekorasi pohon natal, pena, pensil, dompet, bingkai foto, hingga ikan hias. Sama seperti Kampard, Meijer juga memulai usahanya dengan menjalankan toko kelontong ayahnya sejak usia 14. Hingga kini, toko yang diberi nama Meijer berkembang menjadi hipermarket ternama di Amerika.

KIAT HEMAT DAN SUKSES:

  1. Tak Tergiur Fasilitas Mewah.
    Kedua miliarder ini jauh dari kata gengsi. Saat naik pesawat atau menginap di hotel, mereka lebih memilih kelas biasa. Hingga kini, Ingvar masih menggunakan mobil Volvo tua yang ia beli 15 tahun silam. Sedangkan Meijer masih menggunakan mobil sederhananya hingga tak lagi berfungsi.

  2. Berbagi.
    Keduanya juga meyakini, berbagi dengan beramal tak akan membuat siapa pun jatuh miskin.

    "SETIAP RUPIAH YANG DIHEMAT, AKAN MENENTUKAN KEHIDUPAN ANDA DI MASA DEPAN. IBARAT SATU TETES AIR YANG TERBUANG LAMA-LAMA AKAN MENGHABISKAN BERGALON-GALON AIR," kata motivator J. Donald Walters dalam buku Rahasia Para Miliarder karya William Tanuwidjaja.

    SUMBER: (Majalah Chic/Ayunda Pininta Kasih, 2011) (forum kompas.com)

Tuesday, April 17, 2012

Enam Cara Pangkas Anggaran Belanja Makanan

JIKA tidak memiliki banyak uang untuk memenuhi kebutuhan makanan anggota keluarga, Anda tentu tidak perlu mengurangi asupan gizi mereka. Jalan terbaik adalah berhemt.

Berikut ini adalah cara menghemat anggaran memasak, seperti dilansir Bon Appétit, Rabu (18/4/2012):

Mengulang resep yang sama

Variasi dalam memasak memang menyenangkan. Namun, cobalah untuk mengulang resep yang sama dalam sebulan sehingga Anda akan menemukan 'jati diri' sesungguhnya dalam memasak. Dengan cara ini, Anda juga tidak perlu mencari bumbu dan bahan makanan yang diperlukan setiap kali memasak. Tak kalah penting, bersikaplah fleksibel saat mengganti satu bahan yang tidak tersedia di dapur dengan bahan lainnya.

Belanja secukupnya

Jika Anda tidak menggunakan banyak bumbu, maka cukup membeli bumbu seadanya. Belanja di tempat yang tidak memiliki banyak pilihan tentunya akan menjaga keinginan Anda belanja berlebihan.

Manfaatkan makanan beku

Harga makanan beku lebih murah, jadi Anda bisa sesekali membelinya untuk dimasak. Banyak ikan, misalnya, dijual dalam kemasan beku. Tak perlu memasaknya dalam waktu lama agar ikan tidak terlalu matang. Tampilannya pun akan sangat mirip olahan ikan segar.

Perhatikan kualitas, bukan kuantitas

Dalam berbelanja atau memasak, utamakan kualitas. Contoh memasak daging, Anda bisa menambahkan sayuran atau kacang-kacangan agar sajian yang dihasilkan lebih mencukupi untuk anggota keluarga. Contoh lainnya, tambahkan cabai ke dalam olahan steak atau berikan kecap, jahe, dan bawang putih saat mengolah ayam.

Toko musiman

Anda juga bisa memanfaatkan toko yang menjual sayuran dan bahan makanan lain secara musiman. Hasilnya, Anda akan berbelanja dengan anggaran jauh lebih murah.

Tanam bumbu herbal

Berkat bumbu herbal, masakan Anda akan lebih segar, misalnya thyme, rosemary, daun kemangi, dan sebagainya. Bila memungkinkan, tanam sendiri bumbu herbal yang biasa Anda pakai. Anda bisa memetiknya kapanpun sewaktu-waktu dibutuhkan sekaligus menghemat pengeluaran belanja. (okezone.com)